Kutipan dari www.analisadaily.com
Banda Aceh, (Analisa)
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meminta kepada pihak PT Telkomsel untuk menyisihkan Rp2/SMS dari setiap pelanggan Telkomsel di Aceh guna menyelamatkan lingkungan hidup di provinsi itu.
Dengan begitu, dana Coorporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki Telkomsel bisa disalurkan untuk hal yang lebih bermanfaat dan berjasa dalam penyelamatan lingkungan hidup Aceh, terutama hutan Aceh yang selama ini kian habis dibabat para perambah hutan.
“Dengan Rp2 kita bersama selamatkan lingkungan hidup Aceh,” ujar Gubernur Irwandi Yusuf saat menerima kunjungan Branch Telkomsel Aceh, Kamis (14/5) sore. Dikatakan, sejak 6 Juni 2007 lalu, Aceh melakukan moratorium logging, penghentian penebangan hutan untuk seluruh hutan di wilayah ini, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan. Kebijakan moratorium ini berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Kebijakan moratorium logging ini tertuang dalam instruksi gubernur yang selanjutnya memberikan tugas kepada instansi-instansi di bawah lingkup Pemerintah Aceh untuk memastikan bahwa jeda tebang hutan ini terlaksana di lapangan.
Kebijakan ini juga mengikat para pemegang konsesi penebangan (HPH, HTI), usaha dan kegiatan lainnya yang memiliki implikasi terhadap penebangan hutan. Sebab, pengelolaan hutan yang lestari akan menjamin keberlanjutan ekonomi bagi rakyat Aceh di masa depan. “Selain itu juga merupakan kontribusi rakyat Aceh dalam mengurangi laju perubahan iklim global yang bermanfaat bagi masyarakat dunia,” ujar Irwandi.
Sebelumnya Irwandi pernah mengatakan, visi Aceh Hijau yang dijalankan Pemerintah Aceh dengan menghentikan lima konsesi besar dari pemerintahan sebelumnya telah mampu menyelamatan 500 ribu hektar hutan Aceh dari pengrusakan.
Dengan blueprint dan masterplan percepatan pembangunan Aceh ke depannya serta Aceh Hijau, lebih memudahkan pemerintah dalam membawa Aceh ke arah yang lebih baik dari sekarang dan hutan Aceh pun bisa terselamatkan dari para perambah hutan.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Irwandi didampingi Kabag Humas Nurdin F Jose sedangkan pihak Telkomsel dihadiri Manager Branch Telkomsel Aceh Ahmad Lukman, Manager BSS Sarman, Supervisor Keuangan Ismayadi, Supervisor Community Deni Hermanto dan Godo Intan, Fahreza serta Rommy.
1 Juta SMS
Manager Branch Telkomsel Aceh Ahmad Lukman mengatakan, saat ini pelanggan Telkomsel di Aceh mencapai 2,1 juta pelanggan dan setiap harinya ada sedikitnya ada 1 juta pesat singkat (SMS) yang beredar antar pelanggan di seluruh Aceh.
Jika program Rp2/SMS dapat dilakukan, maka upaya penyelamatan lingkungan hidup Aceh dapat terbantu sesuai dengan program gubernur yang telah melakukan berbagai cara dalam penyelamatan lingkungan terutama dalam program moratorium logging.
Meskipun demikian, menurut Lukman, pihaknya akan berusaha membicarakan hal ini kepada pimpinan pusat Telkomsel. Karena, keputusan tersebut tidak bisa diambil di tingkat kantor branch seperti di Aceh. “Saya akan bicarakan hal ini dengan pimpinan pusat, semoga bisa terujud,” ujar Ahmad Lukman.
Silaturahmi Branch Telkomsel Aceh ini juga sambil memperkenalkan bahwa Grapary Banda Aceh kini statusnya telah meningkat menjadi kantor branch yang kini juga telah dilengkapi menager teknis (BSS) dan personil kantor branch Aceh lainnya.(irn)